Edukasi

Kebutuhan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Indonesia

02 Oktober 2017
1364 Kali Dilihat

Pendidikan merupakan hal penting bagi suatu negara, karena melalui pendidikan yang baik diharapkan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Pendidikan menjadi suatu hak bagi tiap warga negara tanpa memandang bulu, tidak terkecuali bagi penduduk berkebutuhan khusus. Indonesia memiliki jumlah penduduk berkebutuhan khusus yang cukup banyak menurut data BPS di tahun 2005 saja dari 22,8 juta penduduk berusia 5-14 tahun sebanyak 10 persen merupakan anak berkebutuhan khusus atau sekitar 4,2 juta 1 , dan jumlah ini tiap tahun bertambah. Menjadi suatu permasalahan adalah, sulitnya akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus ini yang tidak bisa diseragamkan dengan pendidikan untuk anak lain.
Pendidikan secara formal bagi anak berkebutuhan khusus bisa melalui Sekolah Luar Biasa (SLB) dan juga sekolah inklusi. Sekolah inklusi sendiri di Indonesia dianggap masih belum memadai 2 , dimana sekolah biasa dengan tenaga pengajar yang ada belum seluruhnya siap untuk menerima siswa berkebutuhan khusus. Solusi pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus biasanya melalui SLB. Menjadi permasalahan adalah ketersediaan SLB di Indonesia ini belum merata di berbagai daerah dan juga jumlah yang terbatas belum selaras dengan jumlah anak berkebutuhan khusus. Data dari Kemendikbud mengenai jumlah SLB di Indonesia di tahun 2016 dapat menjadi contoh untuk melihat kurangnya jumlah SLB dan juga belum merata keberadaan SLB di Indonesia 3 . Jakarta sebagai ibu kota memiliki 87 SLB baik swasta dan negeri dari berbagai tingkatan pendidikan, sedangkan jumlah siswa yang mendaftar pada tahun ajaran ini mencapai 1313 orang dan siswa lama mencapai 5610.
Provinsi lain di luar Jawa seperti Bangka Belitung yang hanya memiliki 9 SLB untuk 202 siswa baru dengan siswa lama mencapai 856. Sulitnya akses menuju SLB menjadi kendala untuk anak berkebutuhan khusus agar mendapat hak pendidikannya, ditambah dengan masih adanya stigma negatif di masyarakat terhadap pendidikan khusus seperti SLB dan sekolah inklusi4.

1 Pos Kota News. Jumlah Anak Berkebutuhan Khusus Meningkat. 19 Juli 2013. http://poskotanews.com/2013/07/19/jumlah-anak-berkebutuhan- khusus-meningkat/
2 Wurinanda, Iradhatie. Sekolah Inklusi di Indonesia Belum Memadai. 9 April 2016.
https://news.okezone.com/read/2016/04/08/65/1357932/sekolah-inklusi- di-indonesia-belum-memadai 
3 Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan. Statistik Persekolahan PLB 2016/2017.  Statistik, Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016.

4 Pardede, Doan E. Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus di Kaltara Masih Belum Bisa Mengenyam Pendidikan. Disunting oleh Trinilo Umardini. 11 April 2017. http://kaltim.tribunnews.com/2017/04/11/puluhan-anak berkebutuhan-khusus- di- kaltara-masih- belum-bisa- mengenyam-pendidikan.


Ceritakan Solusi

avatar

0 Cerita

PROBLEM

 

Selalu tahu yang terbaru