Energi

Lambatnya Perkembangan mobil listrik di Indonesia

02 Oktober 2017
193 Kali Dilihat

Mobil listrik adalah mobil yang digerakkan dengan motor listrik, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lainnya. Mobil listrik hanya perlu dicharge untuk mengisi ulang daya dari baterai di mobil tersebut. Mobil listrik sangat populer pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, tapi kemudian popularitasnya meredup karena teknologi mesin pembakaran dalam yang semakin maju dan harga kendaraan berbahan bakar bensin yang semakin murah. Krisis energi pada tahun 1970-an dan 1980-an pernah membangkitkan sedikit minat pada mobil-mobil listrik, tapi baru pada tahun 2000-an lah para produsen kendaraan baru menaruh perhatian yang serius pada kendaraan listrik listrik.


Perkembangan mobil listrik di Indonesia berjalan dengan lambat dilihat dari tidak adanya berita tentang kemajuan mobil listrik, dan juga tampak pemerintah seperti menghambat perkembangan mobil listrik itu sendiri.
Presiden Joko Widodo mengatakan Kementerian Perindustrian tengah mengembangkan peta jalan (road map) kendaraan hibrida sampai listrik.

Sedang disusun road map-nya. Dikaitkan dengan tarif karena mobil hibrida lebih mahal. Pengembangan teknologi kendaraan listrik, mesti didahului oleh infrastruktur, seperti baterai dan pengisi daya (internal charging). Oleh sebab itu sebagai tahap awal Kementerian Perindustrian akan mendorong pengembangan teknologi baterai terlebih dahulu.


Solusi dari lambatnya perkembangan mobil listrik di Indonesia adalah dengan dilakukan riset-riset mobil listrik terutama teknologi baterai oleh instansi pendidikan, sehingga setelah masalah baterai selesai, dapat dilanjut ke tahap beritkutnya.


Ceritakan Solusi

avatar

0 Cerita

PROBLEM

 

Selalu tahu yang terbaru