Travel

Polemik Pariwisata, Ekologo dan Kultural Dalam Perburuan Paus

17 Juli 2017
259 Kali Dilihat

Berburu paus merupakan tradisi di Lamalera dan Lembata, Nusa Tenggara Timur, yang mengundang banyak wisatawan untuk datang menyaksikan tradisi tersebut. Industri pariwisata di Lamalera dan Lembata berkembang pesat seiring dengan semakin banyak wisatawan yang berkunjung sehingga infrastruktur seperti homestay dan cendramata lokal meningkat. Perburuan paus yang awalnya bagian dari tradisi pelan-pelan menjadi bagian dari industri sehingga terkadang perburuan paus dilakukan menjadi berlebihan dan menjadikan paus di daerah tersebut mendekati kepunahan.

            Banyak dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di bidang lingkungan menolak perburuan paus yang berlebihan, namun permintaan dari industry pariwisata juga tidak mudah untuk ditolak. Polemik yang terjadi di antara pariwisata, budaya dan lingkungan telah menjadikan sebuah dinamika berbahaya yang dapat membuat punah paus dan menghilangkan tradisi selamanya.


Ceritakan Solusi

avatar

0 Cerita

PROBLEM

 

Selalu tahu yang terbaru